- Written by
Keris
- Posted February 8, 2009 at 3:54 am
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 sudah dideklarasikan oleh ke 34 Partai Politik Peserta pemilu Indonesia 2009, dan pelaksanaannya pun sudah hampir sampai kepada akhir batas waktu Kampanye. Namun alangkah terkejutnya saya melihat berita yang dilangsir oleh okezone.com. Dituliskan sebagai tajuk di halaman pertama “Pemilu 2009 Terancam Gagal Digelar “. Pemilu legislatif 2009 yang tinggal 62 hari lagi. Saat-saat ini KPU memang memasuki musim tersibuk dan genting dalam menyiapkan tahapan pemilu, terutama dalam pengadaan logistik (surat suara, kotak, tinta, dan segel). Apakah kendala teknis yang memang sering dialami seperti ini tidak bisa diatasi atau paling tidak dicari pemecahannya yang paling tepat, sehingga tidak sampai mengganggu jadwal yang sudah ditetapkan. Dalam peraturan KPU, logistik pemilu dijadwalkan harus sudah sampai 30 hari sebelum hari pemilihan pada 9 April 2009. Artinya, lembaga itu hanya memiliki 31 hari untuk memenuhi target itu.
Pemilu itu adalah pesta rakyat, namun justru para petinggi yang memenangkan yang berpesta, paling tidak pendukung (team sukses) partai yang menang lah yang berpesta. Lalu apakah layak kalau Pemilu dikatakan sebagai Pesta Rakyat, lha wong yang pesta cuman segelintir orang. Yang dikatakan rakyat itu rakyat yang mana? Back to topik, coba dipikir jadwal sudah diatur sedemikian rupa dan kemudian dipublikasikan kepada masyarakat. Namun karena hal-hal yang sifatnya teknis saja jadwal berubah-ubah. Tapi bagi bloggers sih kayaknya bukan suatu masalah, Kampanye Damai 2009 tetap saja berjalan walaupun Pemilu Indonesia diundur atau malah tidak ada sama sekali. Karena yang dikampanyekan kan bukan salah satu partai politik, tapi yang dikampanyekan adalah ajakan untuk selalu menjaga kedamaian di bumi Indonesia ini terutama menjelang Pemilu 2009 ini.
Sekedar curhat apa sharing neh yah, sebenarnya saya bingung apa yang harus dikerjakan lagi (maklum newbie blogger). Menurut beberapa komentar di posting saya sebelumnya kalau mau benar mau menjadi 10 peringkat teratas di google.co.id ya masih banyak yang harus dikerjakan. Tapi tanpa dijelaskan lagi apa yang harus saya lakukan itu, bagaimana cara optimasi blog biar search engine friendly. Tapi jujur, saya sudah sedikit lega kemarin rumah saya ini sudah masuk di urutan 100 besar (eh kalau 100 mah bukan besar kali yah heheh) SERP google.co.id dengan phrase yang dipertandingkan kampanye damai pemilu indonesia 2009. Kalau disuruh mengulangi lagi dari awal apa yang saya lakukan terus terang saya juga lupa, apalagi kalau ditanya apa yang menyebabkan blog ini bisa menjadi 100 SERP google.co.id, lagian masih banyak yang lebih jago yang bisa menerangkannya. Saya sungguh salut untuk rekan-rekan blogger lain yang mampu silih berganti menempati urutan 10 besar google.co.id, apa mungkin pake peletz yah (mana ada pelet di dunia maya ya). Tapi saya dulu pernah baca faktor-faktor yang mempengaruhi sebuah website atau blog bisa masuk ke urutan pertama SERP:
- Title/judul (Title Tag) - 4.57
- Anchor Text of Links - 4.46
- Keyword Use in Document Text - 4.38
- Accessibility of Document - 4.31
- Links to Document from Site-Internal Pages - 4.15
- Primary Subject Matter of Site - 4.00
- External Links to Linking Pages - 3.92
- Link Popularity of Site in Topical Community - 3.77
- Global Link Popularity of Site - 3.69
- Keyword Spamming - 3.69
Sepertinya rekan-rekan yang lain itu sudah paham benar bagaimana cara optimasi faktor-faktor yang di atas. Untuk nanti rekan yang berhasil menjadi juara saya ucapkan selamat. So, bagaimana optimasi web atau blog anda?